Tampilkan postingan dengan label letters. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label letters. Tampilkan semua postingan

23/11/10

penggalan cerita ..

Ketika kita menoleh ke belakang, selalu saja ada yang tertinggal dan terlewatkan.

Mungkin peristiwa bersejarah, mungkin kejadian penting dalam hidup kita,

Atau mungkin juga..... Cinta

Cinta yang setia, yang selalu menunggu seperti memori yang akan selalu tinggal dalam otak manusia

Seperti seseorang dari masa lalu yang bisa datang kapan saja, menghampiri untuk mengulang semua yang pernah atau belum sempat terjadi

Tanpa kita sadar, kita melewatkan begitu banyak cinta, begitu banyak kesempatan indah yang kita biarkan pergi begitu saja bahkan tanpa sempat singgah sedikitpun..

Seringkali cinta datang tanpa sempat terucap, cinta yang hanya terpenjara dalam mata dan hati, cinta yang menunggu dengan setia bahkan seringkali tanpa pernah terucap..

Lalu

ketika kita sadar, mungkin saja semua sudah terlambat...terkubur dan dirubah atas nama waktu...

Saat kita tersadar, hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah tersenyum menyaksikan cinta itu bersembunyi tanpa pernah menoleh kembali kepada kita

Karena waktu tidak akan bisa kembali, tidak seperti jalanan yang bisa kita lalui berulang kali

Dan bila cinta datang menghampiri tepat saat kita menoleh ke masa lalu

Tepat disaat yang salah, saat cinta sudah terbagi, saat cinta tidak lagi bisa saling memiliki...

Maka biarkan cinta itu pergi dan kembali kepada kebahagiaannya

Biarkan cinta hidup dalam apa yang memenjarakannya saja, kekal sampai waktu kita habis.


{ Thanks for inspiring, L :* }

23/10/10

[surat sebelum terlelap]

13 jam sudah aku terjaga, pontang panting mengadu peruntungan hidup ..

layaknya hari-hari sebelum hari ini tiba, semua berakhir di ruang kecil yang kusebut 'kamar'

riak tawa yang terlihat di pagi hari lalu berganti kerutan kesal karena teriknya matahari siang

senja yang datang diantar oleh air terjun dari langit dengan iringan gelegar petir membuat muka manusia-manusia Jakarta muram ..

keringat sisa mengadu nasib belum kering sudah harus melangkah dengan cipratan air mengotori sepatu, air berserakan dimana-mana .. mobil dan motor juga ikut-ikutan berserakan..

jalanan sempit! melangkahkan kaki pun butuh waktu! mengeluh pasti jauh lebih mudah ..

tapi.. karena Tuhan itu adil, Ia mengirim bahagia di malam hari .. saat menengadakan kepalaku aku melihat bulan penuh .. indah!

saat terjebak ditengah jalanan sempit penuh mobil dan motor yang entah berdiam menunggu apa, Ia mengirim mahluk aneh untuk teman bernyanyi ..

saat sampai di surga duniaku yang biasa disebut orang 'rumah', Ia membiarkan aku melihat malaikat duniaku (baca: Ibu) tersenyum ..

dan akhirnya saat aku masuk ke ruang kecil yang kusebut 'kamar' ini, Ia memberiku waktu untuk mensyukuri hari ini dan hari-hari yang lalu ..

sekarang .. aku siap menghabiskan sisa malam dengan bermimpi!

Selamat malam manusia Jakarta, selamat bermimpi :)